Skip to main content

Cinta dan Satu Yang Tak Habis-Habis

"Cinta seharusnya tak membuatmu menjadi orang lain."

Sejuk sekali kalimat itu, sesejuk lembah yang penuh dengan kita saja.
: Ilalang, pepohonan, batu, tanah, langit yang membiru, kita.

Berapa kali langit berganti musim di atas kepala kita? Pernah ada musim paling semi, bunga-bunga rekah, matahari manis membagi senyum, hangat. Pernah ada musim paling gugur. Daun-daun jatuh, melambai dadadada pada ranting, seperti kita yang pamit memberi jarak masing-masing. Pernah ada musim paling hujan. Dengan rindu, marah juga cinta yang datang bergulung-gulung, membawa ratusan pesan yang tak pernah benar-benar sampai_ sebab sebelum badai habis, kita sudah memilih menikam rindu.

Menjadi aku, tak pernah membuatku takut hidup di sampingmu. Sebab bersamamu tak perlu ada yang palsu. Kau menyimpan semua aib, laku paling konyol dan menerima cinta-cinta yang kutanam pada gelas yang retak_ sebab aku yang tak pandai menjaga apa-apa.

Ini cinta, aku tahu. Makhluk hidup yang terus tumbuh di sepanjang pergiliran musim dalam hatiku. Kepada kamu.

Menjadikan kita sebagai satu yang tak habis-habis. Dalam doa, dalam puisi paling sahaja.

Selasa, 26 Sept 2017 || Beside You, 21.59

Comments

Popular posts from this blog

Drama dalam Kepala Buibu

Assalamualaikum, rumahku... Apa kabar? masih dengan status "hidup ndak, mati ogah" yah, rumah? heheh iyya... i need you but always forget you yah. Sini peluk rumahku diriku bukuku! Eniwei, alhamdulillah, syukur yang dalam nan tulus karena Allah masih berikan kita kesempatan hidup sehat dalam keadaan masih muslim untuk ketemu Ramadhan ini; bulan penuh cinta paling hidup. Dear, rumahku. Temani saya ngobrol bout two choices yang lagi riuh pisah di kepalaku sendiri yah, here we go bismillah. Em, diskusi bout being a full mom at home atau being a working mom adalah topik yang menurutku ndak pernah etis  buat didebatkan mana yang paling mengambil peran termulia sebagai ibu dan mana yang 'ibu setengah mulia karena kerja di luar rumah' atau malah menjadi 'ibu kolot tidak terpelajar karena di rumah saja ngurus urusan dapur kasur', semua tergantung niat, kualitas diri dan keridhaan anak suami menurutku. Lets see the world, ada banyak ibu full time di...

First Pregnancy After More Than 7 Years: Sehari Setelah Mencecar Allah

Assalamualaikum, rumahku yang berdebu Hikmah pulang 😊 Apa kabarmu, rumah abu-abuku? Di sana sini menempel debu, sarang laba-laba penuh mengelabu, dinding-dinding bisu dan tak ada anak-anak baru di sini, kamu sehat? Maafkan Hikmah yang baru pulang. Sok sibuk dan menolak mengingatmu berkali-kali.   Tapi hari ini saya pulang dan mari kita saling menyapa tanpa canggung yah 😁 Here we go… “Ciee ummi tawwa maumi punya anak kedua. Deh lamanyami ummi baru ada adeknya.” “Iyye, kan tunggu Oofa bisa menyapu sendiri dulu, tunggu Oofa besar dulu supaya nanti bisa jadi guru dan teladannya adek.” Itu adalah secuil obrolan saya dengan Oofa setelah memberi tahu di Selasa shubuh (02/04) bahwa umminya hamil. Dia happy sekali akan punya adek dari ummi, meskipun tentu tetap bingung karena umminya baru hamil setelah sekian lama. Iya, perjalanan menuju delapan tahun pernikahan memang bukan waktu yang sedikit dalam menunggu kesempatan hamil meski juga bukan waktu yang te...

Kenangan

                     Tahun 2003, di sebuah sekolah madrasah bertingkat  yang belum sempurna rampung. Tangga dan lantai yang masih sekedar semen dan pasir yang belum halus, yang jika diinjak akan menerbangkan debu, apalagi jika anak-anak sekolahan; termasuk aku, berlari berkejaran mengelilingi koridor sekolah, sepatu menjadi berwarna abu meski kilap sebelum berangkat dan yang memakai sendal nampak seperti anak jalanan yang nyasar bermain di pelataran sekolah sebab pakaian dan sendalnya tak menunjukkan ciri "anak sekolahan", pakaian seragam lebih cepat kotor dan udara yang menguarkan aroma tanah dan kapur. Tapi di masa itu, siapa pula dari kami yang peduli untuk protes kepada guru-guru tentang sekolah yang sebenarnya belum layak digunakan itu?  Di masa itu, aku tak pernah melihat satu pun orang tua dari kawan-kawanku yang datang menuntut pihak sekolah untuk merampungkan pemba...